PACITAN,wartakita.co- Sebagai upaya menekan harga beras dipasaran, pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar operasi pasar murah beras. Pasar murah hasil kerjasama pemkab dengan Perum Bulog Subdivre Ponorogo ini di gelar hingga pasar kecamatan.
Satu diantaranya adalah pasar Margo Mulyo Kecamatan Punung pada Minggu (5/2) kemarin. Pemerintah menyiapkan 1,5 ton beras harga murah untuk masyarakat. Dalam waktu singkat beras kemasan 5 kg ludes diserbu pembeli.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meninjau langsung kegiatan operasi pasar murah beras di Punung dan pasar Arjowinangun, Pacitan pada Sabtu (4/2) kemarin.
Menurut Mas Aji, kegiatan operasi pasar ini bagian dari upaya pemerintah menekan harga beras yang tinggi belakangan ini. Dia juga memastikan operasi pasar murah beras akan digelar hingga seluruh pasar kecamatan di Pacitan.
“Pasar murah beras ini intinya untuk pengendalian harga pangan. Karena harga beras akhir-akhri ini naik signifikan,” kata bupati.
Harga beras dipasaran Pacitan sempat menembus angka 12 ribu rupiah per kilogram. Sementara harga beras murah ini bisa didapat dengan harga sekitar Rp 8.600 perkilogramnya.
Pemkab Pacitan dan Bulog menyiapkan 21 ton beras murah untuk operasi pasar di seluruh kecamatan di Pacitan. Operasi pasar murah beras ini dilaksanakan secara bergantian hingga 21 Februari mendatang.
Pasar murah beras Pacitan digelar di Pasar Donorojo 6 Februari, Pasar Nawangan 7 Februari, Pasar Arjosari 8 Februari, Pasar Ketrowonojoyo 9 Februari, Pasar Ngadirojo 10 Februari, Pasar Tulakan 13 Februari, Pasar Arjowinangun 14 Februari, Pasar Punung 15 Februari, Pasar Bandar 16 Februari, Pasar Tegalombo 17 Februari, Pasar Sudimoro 20 Februari dan Pasar Ngadirejan Pringkuku 21 Februari.
