PACITAN,wartakita.co- Ratusan keris milik para kolektor Pacitan dipamerkan di gedung Perpustakaan Daerah setempat. Pengunjung bisa melihat beragam jenis keris dari jaman Kabudan atau sebelum masa Kerajaan Singosari hingga kekinian.
Diantara koleksi jenis keris yang dipamerkan berbentuk lurus maupun lekuk. Bahkan, terdapat koleksi keris yang sudah berumur 300 tahun.
Sastrowardoyo, salah satu kolektor keris asal Kecamatan Punung mengaku salah satu koleksinya sudah ada sebelum kerajaan Singosari berdiri. Dia sengaja jadi kolektor keris untuk melestarikan peninggalan adiluhung.
“Keris adalah salah satu dari aset budaya nenek moyang, jadi tujuan awal saya koleksi biar keris itu tidak punah agar anak cucu mengenal keris tidak sebatas tulisan dan gambar namun barangnya masih ada,” katanya pada awak media.
Ratusan keris milik 5 kolektor ternama Pacitan ini menarik perhatian masyarakat. Tak terkecuali pelajar. Mereka tak hanya melihat berbagai keris peninggalan masa lampau tetapi juga berkesempatan mengikuti workshop pembuatan keris langsung dari sang empu.
Putri Cahaya salah satu siswa SDN Baleharjo 2 mengaku tertarik mempelajari keris karena masing-masingnya memiliki sejarah dan keunikan.
“Setiap keris itu punya ilmu dan sejarah yang beda-beda dan menarik semuanya, keris yang ujungnya kecil kalau kita lihat di ujungnya kecil padahal kalau ditarik berbentuk pisau tajam jadi asik belajar tentang keris”, kata Putri.
Bagi anda yang tertarik untuk melihat benda pusaka ini bisa langsung mengunjungi pameran keris di gedung Perpustakaan Daerah Pacitan. Pameran keris digelar sejak 6 sampai 20 Februari 2023 mendatang.
