Kaleidoskop Pacitan 2023: Potensi Wisata dan Pertanian Pacitan Kian Mendunia

Potret keindahan alam Pacitan. (Foto/istimewa).

Kaleidoskop,wartakita.co-Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Daya Prima Lestari Ngadirojo bekerjasama dengan PT. Indo Bumi Lavanaa melakukan ekspor perdana jahe ke Bangladesh. Ekspor perdana jahe jenis Gajah sebanyak 30 ton tersebut dilepas langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Ekspor perdana ini sangat membanggakan dan diharapkan menginspirasi petani lain untuk menekuni tanaman jahe. Bupati pun minta kepada dinas terkait untuk terus mengawal dan menyosialisasikan hal tersebut. Makin banyak petani yang membudidayakan tanaman empon-empon tersebut, pasar ekspor akan terus terjaga.

“Ekspor membutuhkan kuantitas dan kontinuitas. Kalau ini tidak disosialisasikan dengan masif maka kuantitas ini bisa turun,” kata Mas Aji di sela pemberangkatan.

Baca juga : Kaleidoskop Pacitan 2023: Gerakkan Perubahan, Peningkatan Layanan Pemerintah Dinilai Memuaskan Masyarakat

Mas Aji berharap adanya kerjasama semua pihak. Mulai dari petani, bumdes, pemerintah desa, maupun dinas yang menangani. Terlebih ada jalinan kerjasama dengan pihak ketiga sehingga semua harus saling menjaga agar mendapatkan untung.

Dari sektor pariwisata, raihan prestasi diperoleh Desa Wisata Sendang Kecamatan Donorojo. Kawasan yang dikenal dengan objek wisata Pantai Ngiroboyo itu dipastikan masuk nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Ini setelah desa itu lolos 75 besar Desa Wisata terbaik dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Baca juga : Kaleidoskop Pacitan 2023 : Renungan Hari Jadi hingga Kado Istimewa Adipura

Menurut Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf RI Indra Ni Tua, keputusan Desa Sendang untuk menjadikan pariwisata sebagai tematik pembangunan merupakan sebuah langkah besar. Pencapaian kesepakatan tersebut harus dijaga karena sudah melalui proses yang Panjang.

“Yang harus ditonjolkan (Desa Sendang) ini adalah alamnya yang luar biasa, ada potensi budaya, ada juga event yang berulang sejak tahun 2012 dan itu yang jadi triger Desa Sendang dalam membangun wisatanya,” katanya.

Keberhasilan Desa Wisata Sendang mengembangkan potensi pariwisata tersebut tentu bukan sesuatu yang instan. Namun, buah kerja keras serta perjuangan yang panjang. Sejak dibuka dan dikelola oleh pemerintah desa setempat 2012 silam, Pantai Ngiroboyo terus berbenah. Tahun 2021 masuk 300 besar ADWI dan naik menjadi 100 besar di tahun 2022.

Sementara menurut Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji capaian Desa Sendang masuk 75 besar desa wisata terbaik merupakan hasil perjuangan perjalanan yang tidak singkat. Mas Aji berharap dengan prestasi potensi wisata Desa Sendang semakin mendunia serta bisa membangkitkan perekonomian masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *