Terdakwa Korupsi Pekerjaan P3 Tamperan Kembalikan Uang Kerugian Negara 1,8 M

Kejari Pacitan pulihan dan setorkan uang pengganti kerugian negara pada perkara korupsi pekerjaan pembangunan P3 Tamperan melalui Bank BRI. (Foto/Istimewa).

PACITAN,wartakita.co- Dua orang terdakwa korupsi pekerjaan pembangunan Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan Pacitan kembalikan uang kerugian negara. Total pengembalian mencapai 1,8 miliar rupiah.

MA, yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pekerjaan pembangunan P3 Tamperan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur menyetorkan uang senilai Rp 1.421.708.309,90.

Kemudian terdakwa J, sebagai pelaksana proyek mengembalikan uang pengganti korupsi senilai Rp 398.266.850,00. Uang tersebut diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pacitan pada Rabu (26/6).

“Uang pengganti korupsi diterima dari dua terdakwa dan sudah dikembalikan ke negara melalui bank BRI,” kata Yusak Djunarto, Kasi Intelijen Kejari Pacitan.

Baca juga : KPU Pacitan Libatkan Ribuan Petugas Coklit Pemilih Pilkada 2024

Pengembalian uang pengganti ini kata Yusak sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang mengadili perkara korupsi pembangunan P3 Tamperan.

“Jadi uang pengganti ini tidak mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan. Kejari Pacitan tetap menghitungnya sebagai kerugian keuangan negara,” jelasnya.

Diketahui, pekerjaan pembangunan PP3 Tamperan Pacitan senilai 7 miliar lebih dari APBD Provinsi Jatim tahun 2021 disalahgunakan secara berjamaah. PPK, Pelaksana dan Konsultan Pengawas proyek melanggar hukum dengan total kerugian negara sebesar 2,6 M.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *