Komisi II DPRD Pacitan Beberkan Aduan 5 Wali Murid Terkait Perilaku Guru SMPN 1

Pimpinan Komisi 2 DPRD Pacitan. (Foto/Istimewa).

PACITAN,wartakita.co- Video perpisahan haru murid dan seorang guru SMPN 1 Pacitan bernama Alsa Daruna menimbulkan polemik baru. Kesan guru kesayangan terdholimi kini balik dipertanyakan publik. Ini menyusul fakta aduan lima orang tua wali murid yang merasa tak terima terhadap dugaan pelecehan guru Alsa kepada anaknya.

Informasi terhimpun, aduan wali murid itu disampaikan langsung ke Dinas Pendidikan Pacitan, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan DPRD Pacitan. Bahkan, aduan lisan juga sampai ke Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) hingga Inspektorat.

Aduan wali murid itu pun jadi dasar Dinas Pendidikan menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) sementara untuk guru Alsa. Kebijakan ini bagian dari upaya Dinas Pendidikan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah unggulan tetap kondusif sekaligus memastikan bagaimana kebenaran aduan wali murid.

“Jadi dasarnya ini murni aduan wali murid,  rekomendasi Dinas PPKB dan PPPA), kemudian kita tindaklanjuti dengan SPT itu untuk mengamankan beliau (Alsa) sekaligus menstabilkan situasi SMPN 1 dari tekanan para wali murid yang mengadukan permasalahan tersebut,” kata Rino Budi Santoso, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Pacitan.

Baca juga : Kecamatan Pringkuku Menang Dramatis, Gol Kemenangan Hadir di Akhir Pertandingan

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Pacitan Rudi Handoko mengakui surat aduan wali murid diterima wakil rakyat pada Senin (15/9) lalu. Dia merasa prihatin atas kegaduhan di SMPN 1 yang menurutnya bisa diselesaikan dengan baik.

“Terkait aduan wali murid SMP 1 Pacitan yang merasa anaknya diperlakukan tidak nyaman oleh salah satu gurunya, DPRD sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dan komunikasi dengan OPD terkait yaitu Dinas Pendidikan. Kami  sebagai lembaga legislatif tentunya berusaha untuk menjadi penyambung aspirasi masyarakat agar mendapatkan penyelesaian terhadap apa yang menjadi permasalahan,” ujar Rudi.

Diketahui, SMPN 1 Pacitan tengah jadi sorotan publik menyusul video perpisahan haru seorang guru dan peserta didik beredar luas di media sosial Tiktok beberapa waktu lalu. Kini publik menanti bagaimana kebenaran masalah guru Alsa dan alasan yang melatari drama video dramatis tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *