PACITAN,wartakita.co- Laju Laskar Kanjeng Muda Pacitan di Kejuaraan Provinsi Jatim Antar Klub Bola Voli U-19 di Banyuwangi harus terhenti di babak 8 besar. Ini menyusul hasil minor saat bertanding menghadapi PBV Boma Bojonegoro pada Jumat (31/10) petang.
Laskar Kanjeng Muda harus mengakui ketangguhan tim Bojonegoro dengan skor set 1-3. Anak-anak Kota berjuluk 70-Mile Sea Paradise sebenarnya sudah berupaya memberikan perlawanan terbaik.
Faishal Ihsanul Habib cs, sempat mengimbangi permainan Bojonegero hingga poin 18-18 di set pertama. Namun, PBV menunjukkan mental pemenang dan mengkhiri set dengan skor 25-21.
Pada set ke dua, Laskar Kanjeng Muda Pacitan menaikkan intensitas permainan. Namun, berbagai upaya yang dilakukan belum mampu mengimbangi permainan Bojonegoro dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 22-25.
Kekalahan dua set awal tak menyurutkan perjuangan anak asuh Tjatur Heri untuk memberikan yang terbaik. Mereka berupaya bangkit di set ke tiga. Perjuangan tak kenal lelah menorehkan kemenangan bagi anak-anak Pacitan dengan skor 25-21.
Memasuki set ke 4, Laskar Kanjeng Muda terus menekan lawan dan berhasil unggul 8-5. Namun, skor itu kemudian disamakan Bojonegoro. Kondisi ini membuat kepercayaan diri pemain muda Pacitan menurun hingga berbalik tertinggal 18-12.
Mendekati akhir set penentuan bagi Pacitan ini, permainan Bojonegoro semakin membaik. Poin demi poin dihasilkan dari block, spike dan sukses mengakhiri perlawanan sengit pemuda Pacitan dengan skor 18-25.
Kekalahan skor set 1-3 dari PBV Bojonegoro ini harus mengkhiri laju Laskar Kanjeng Muda Pacitan di Kerjurprov di Banyuwangi. Dan meski gagal melangkah ke semi final, tapi upaya anak-anak muda Pacitan laik diapresiasi. Mereka menjadi satu diantara 8 tim terbaik Kejurprov Jatim 2025.
