PACITAN,wartakita.co- Tes Kemampuan Akademik (TKA) jadi salah satu instrumen penting dalam dunia pendidikan. Guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai harapan, jajaran Kecamatan Arjosari monitoring ke sejumlah sekolah. Diantaranya SMP Negeri 1 Arjosari, SMP Negeri 2 di Desa Mangunharjo dan SMP PGRI di Desa Temon, Arjosari pada Rabu (7/4).
Camat Arjosari, Frendy Eka Endrianto, mengatakan pelaksanaan TKA jenjang SMP di wilayahnya berjalan baik. Dukungan teknologi informasi yang memadahi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Menurut Frendi, hampir seluruh peserta didik kelas IX di Arjosari mengikuti TKA dengan penuh antusias dan bertanggung jawab.
“Allhamdulilah semua berjalan baik tanpa ada hambatan yang berarti. Selain pengawasan internal sekolah, pengawas Dinas Pendidikan baik langsung maupun melalui media daring Zoom secara real-time, kami bersama anggota TNI dan Polri bersama-sama meninjau pelaksanaan TKA di sejumlah sekolah di Arjosari,” katanya.
TKA yang mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2025/2026 ini meliputi penilaian literasi, numerasi serta survei karakter dan lingkungan belajar. TKA bukan hanya berfungsi sebagai alat evaluasi tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan akademik yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan hasil TKA ini nanti sesuai harapan kita bersama,” imbuh Camat Frendy.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pandu Khemal Pratikna menyebut, melalui TKA ini peserta didik bisa lebih mengenali kemampuan diri, melatih kedisiplinan dan tanggung jawab. Tes ini juga mendorong siswa untuk belajar dan membangun kebiasaan belajar dengan konsisten. Ini penting agar terbentuk karakter siswa yang mandiri dan bertanggung jawab.
“TKA ini juga menjadi tolak ukur bagi guru dan sekolah dalam mengevaluasi metode pembelajaran. Artinya jika masih ada siswa yang mengalami kesulitan, maka hasil tes ini bisa menjadi refleksi untuk perbaikan ke depan,” ujar Khemal.
Tes Kemampuan Akademik yang dilaksanakan di bulan April ini memiliki peran krusial bagi siswa, sekolah maupun pemerintah daerah. Selain jadi salah satu penilaian untuk masuk ke jenjang SMA sederajat, TKA juga jadi alat ukur standarisasi kualitas pendidikan serta bahan evaluasi untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Pacitan. (red/adv).
