PACITAN,wartakita.co- Apel Kirab Panji Negoro dalam rangka Haul ke-169 K.H. Abdul Manan Dipomenggolo berlangsung meriah pada Jumat (10/4). Ribuan santri serta masyarakat memadati halaman Pendopo Kabupaten Pacitan untuk mengikuti rangkaian kirab.
Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai santri, tokoh agama, hingga jajaran forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD). Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya haul dan kirab panji.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan ulama harus terus dilestarikan. Termasuk memperkuat ukhuwah islamiyah serta menjaga kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Momentum haul ini menjadi pengingat atas perjuangan K.H. Abdul Manan Dipomenggolo dalam mendirikan Pondok Tremas yang telah melahirkan banyak tokoh berpengaruh,” katanya, Jumat (10/04).
Rangkaian kegiatan diawali apel kirab, dilanjutkan santunan anak yatim, penyerahan panji negoro, hingga pemberangkatan kirab.
Kirab Panji Negoro menjadi simbol penghormatan terhadap jasa ulama sekaligus upaya melestarikan sejarah dan tradisi keagamaan di Pacitan. Kirab tersebut dikawal menuju Sarean Gedhe Desa Semanten.
