PACITAN,wartakita.co- TAGANA (Taruna Siaga Bencana) Kabupaten Pacitan genap berusia 22 tahun. Usia lebih dari dua dekade ini makin memperkuat komitmen pengabdian untuk kemanusiaan. Setidaknya itu tercermin dari kegiatan HUT TAGANA dengan taglin Mangabdi, Satu Sinergi untuk Ketangguhan Negeri yang digelar baru-baru ini.
Diantaranya, aksi bersih lingkungan di area kantor Dinas Sosial dan posko TAGANA pada Jumat (10/4) lalu. Kegiatan dilanjutkan dengan donor darah sebagai penegasan aksi kemanusiaan.
“Setetes darah sejuta harapan. Tentu aksi donor darah ini wujud kepedulian relawan TAGANA dan aparatur pemerintahan terhadap kemanusiaan,” kata Heri Setijono, Kepala Dinas Sosial Pacitan.
Peringatan dua dekade lebih TAGANA di Pacitan juga diisi dengan Apel Siap Siaga dengan melibtkan BPBD Kabupaten Pacitan bersama berbagai unsur terkait. Apal ini memperkuat komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Selain itu, program Tagana Masuk Sekolah (TMS) dilaksanakan di SRMA 46 Pacitan. Kegiatan ini, peserta didik mendapatkan materi tentang pengenalan TAGANA, fungsi shelter, serta pengelolaan dapur umum dalam situasi
kebencanaan.
“Sharing ilmu, pengetahuan dan pengalaman kepada siswa SRMA 46, karena ketangguhan harus ditanamkan sejak dini,” imbuh Heri.
Perayaan HUT TAGANA ditutup dengan tasyakuran sekaligus momen refleksi 22 tahun pengabdian. Pada momen ini digelar penyerahan secara simbolis bantuan sembako kepada relawan TAGANA dari 12 kecamatan, yang selanjutnya akan disalurkan kembali sebagai bentuk bakti sosial kepada masyarakat di masing-masing wilayah.
“Harapannya, seluruh relawan TAGANA terus menjaga semangat kemanusiaan, meningkatkan kapasitas dan kekompakan, serta selalu siap hadir dengan cepat, tepat, dan tangguh dalam setiap situasi kebencanaan,” pungkas Heri.
