PACITAN,wartakita.co- Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar kunjungan kerja ke Kabupaten Pacitan pada Kamis (16/4). Menag menghadiri Dzikro Haul ke-169 KH Abdul Manan Dipomenggolo di Sarean Gede di Desa Semanten, Kecamatan Pacitan.
Rombongan Menag disambut hangat pengasuh sekaligus Ketua Majelis Ma’arif Pondok Tremas KH Luqman Haris Dimyati dan para masyayikh serta jajaran Forkopimda Pacitan.
Menag Nasaruddin Umar mengaku mengagumi ketokohan Abdul Manan Dipomenggolo sebagai salah satu ulama besar yang sangat berjasa dalam perkembangan agama Islam, bangsa dan negara.
“KH. Abdul Manan Dipomenggolo ulama besar yang mewakafkan hidupnya di jalan Allah. Kita tahu siapa dan bagaimana perjuangan beliau untuk agama dan bangsa ini begitu besar,” ujar Menag dalam tausyiahnya.
KH Abdul Manan Dipomenggolo diketahui merintis pesantren sejak tahun 1800 di tanah kelahirannya di Desa Semanten, kemudian berpindah di Desa Tremas Kecamatan Arjosari. Selain pendiri Pesantren Tremas, KH Abdul Manan Dipomenggolo juga peretas jaringan ulama-ulama nusantara.
“Sejak berdiri sampai saat ini Pondok Tremas mengalami pasang surut. Banyak santri-santri yang datang belajar dari luar Pacitan bahkan dari luar negeri,” sambung KH Luqman Harist Dimyati.
Selesai acara Haul, Menteri Nasaruddin Umar melanjutkan agenda kerja mengunjungi Perguruan Islam Pondok Tremas di Kecamatan Arjosari untuk meresmikan Institut Agama Islam Attarmasi (IAI Attarmas) di lingkungan Pondok Pesantren Tremas, Pacitan.
Kampus pendidikan agama yang menekankan harmonisasi ilmu dan akhlak bagi santri di Pondok Tremas ini diharapkan jadi role model atau percontohan bagi pesantren-pesantren baru di Indonesia.
