Menag Nasaruddin Umar Dukung Usulan Tokoh Pondok Tremas Jadi Pahlawan Nasional

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar beri ceramah di Haul KH. Abdul Manan Dipomenggolo Pacitan pada Kamis (16/4). (Foto/Istimewa).

PACITAN,wartakita.co- Dukungan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh penting Pondok Tremas Attarmasi Arjosari, Pacitan datang dari berbagai pihak. Terbaru, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar memberi dukungan kuat atas usulan penganugerahan penghargaan nasional untuk para tokoh pendahulu Pondok Pesantren, Pacitan.

Dukungan Menag Nasaruddin disampaikan saat tausyiah di Haul akbar KH. Abdul Manan Dipomenggolo ke-169 di Desa Semanten, Kecamatan Pacitan pada Kamis (16/4) siang. Sebagai salah satu dari 7 penilai dalam pemberian penghargaan kepahlawanan nasional, Menag Nasaruddin berpandangan bahwa ulama dari Pondok Tremas mempunyai atribut untuk memperoleh penghargaan negara.

“Gelar pahlawan bukan sembarangan, apalagi ini tokoh agama yang mewakafkan hidupnya di jalan Allah. Kami tentu mendukung (pemberian gelar pahlawan) karena besar sekali jasanya untuk agama dan bangsa,” kata Menag di Sarean Gede, Desa Semanten pada Kamis (16/4).

Baca juga : Kunjungan ke Pacitan, Menag Nasaruddin Umar Hadiri Haul KH. Abdul Manan dan Resmikan Kampus IAI Attarmasi

Diketahui, pada tahun 2022 lalu Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mengusulkan nama KH. Hamid Dimyati untuk memperoleh gelar pahlawan nasional atas perjuangan di bidang pendidikan agama hingga menjadi korban kekejaman PKI dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tokoh kharismatik itu gugur saat perjalanan bersama 14 santri pengawalnya di hutan Trawas Desa Hargorejo, Tirtomoyo, Wonogiri pada tahun 1948. Hamid Dimyati merupakan generasi ke-IV dari pendiri Pondok Tremas KH. Abdul Manan Dipomenggolo.

Selain mengusulkan pemberian gelar pahlawan, Pemkab Pacitan juga telah mengabadikan ketokohan Hamid Dimyati sebagai nama jalan di wilayah Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Pacitan. Ini sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan pengorbanan untuk bangsa dan negara.

“(Jalan KH. Hamid Dimyati) itu di wilayah Pucangsewu, ditetapkan Pak Bupati sudah sekitar tiga tahun lebih,” kata Dita Widiapsari, Camat Pacitan dihubungi terpisah pada Jumat (17/4).

Adapun kegiatan puncak Dzikro Haul ke-169 KH Abdul Manan Dipomenggolo di Sarean Gede Desa Semanten, Kecamatan Pacitan berlangsung khidmad. Ribuan santri, masyarakat hingga pemangku kepentingan setempat turut larut dalam Haul Akbar yang dihadiri langsung Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (red/adv).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *