PACITAN,wartakita.co- Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) jenjang SD dan SMP tahun 2026 Kabupaten Pacitan resmi digelar. Pembukaan Porseni di Pendopo Kabupaten Pacitan pada Senin (18/5) berlangsung meriah. Ditandai dengan defile kontingen dari 12 kecamatan yang diiringi penampilan marching band.
Ketua Panitia Penyelenggara Porseni Pacitan 2026, Baginda Rahardian Pratama menyebut 2.378 atlet akan berkompetisi pada 15 cabang olahraga dan seni mulai 18 hingga 21 Mei mendatang.
“Kegiatan porseni bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, kreativitas, sportivitas, disiplin, kerja sama dan rasa percaya diri,” kata Baginda yang juga Ketua KONI Pacitan tersebut.
Lebih lanjut, Baginda, menyatakan event besar bulan Mei ini terlaksana hasil kolaborasi dan kerjasama lintas sektor. Mulai Dinas Pendidikan, Disparbudpora, Kecamatan, KONI, PGRI, KNPI, Karang Taruna dan elemen lainnya. Melalui sinergi ini, ajang bertajuk Porseni Pacitan Nyawiji Bresprestasi diharapkan memperkuat silaturrahmi sekaligus wadah bagi pelajar berprestasi di bidang non akademik
“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memiliki kemampuan olahraga, seni serta mental yang kompetitif dan sehat,” tegasnya.
Terpisah, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi menuntut generasi muda tidak hanya pandai akademik namun juga sehat jasmani, kuat mental, kreatif serta memiliki karakter yang baik. Dia berpesan penyelenggaran berjalan baik dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhamad Chusnol Faozi membacakan sambutan bupati.
Cabang olahraga dan seni Kabupaten Pacitan tahun 2026 meliputi, lomba pantomim SD, menyanyi solo SD dan SMP, sepak bola mini, atletik SD putra-putri, atletik, musik tradisional, bola voli, badminton, mendongeng, menulis cerita, karya tulis hingga pencak silat.
