Kemeriahan Takbir Keliling Perguruan Islam Pondok Tremas Arjosari

Salah satu peserta lomba parade takbir keliling Perguruan Islam Pondok Tremas Arjosari pada Selasa (26/5). (Foto/Istimewa).

PACITAN,wartakita.co- Gema takbir berkumandang di seluruh belahan dunia. Umat muslim merayakan datangnya Hari Raya Iduladha dengan penuh keceriaan. Pun, demikian di Kecamatan Arjosari, Pacitan. Ribuan santri Perguruan Islam Pondok Pesantren Tremas dan masyarakat setempat mengikuti pawai Takbir Keliling pada Selasa (26/8) malam.

Peserta dengan beragam kostum dan atribut bernuansa islami berjalan kaki menyusuri rute sekitar Desa Tremas. Mulai dari halaman Masjid Tremas, bundaran Arjosari dan kembali lagi dengan jarak tempuh sekitar 2 kilometer.

Takbir keliling Pondok Pesantren Tremas ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam. Tepatnya, tahun 1970 awal mula penyelenggaraan takbir keliling pada masa kepemimpinan Kiai Habib Dimyathi.

Takbir keliling ini bagian dari upaya memperkuat ukhuwah islamiah sekaligus sarana dakwah umat Islam. Selain itu, lomba takbir keliling ini bukti kebersamaan yang terjalin dengan baik antara Perguruan Islam dengan masyarakat Desa Tremas.

“Lomba Takbir Keliling ini bukan hanya merupakan rutinitas, yang terpenting adalah wadah ukhuwah islamiyah, ukuwah basyariyah dan ukhuwah wathaniyah, sehingga melibatkan masyarakat se-desa Tremas dan asrama Pondok Tremas,” kata Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas, Kh Waki’ Hasyim dalam sambutannya.

Aksi santri dan masyarakat Desa Tremas ini pun menarik perhatian masyarakat luas yang sejak sore sudah memadati lokasi atau rute takbir keliling. Terlebih, para peserta juga menampilkan hasil kreasi seni dalam parade ini.

Diantaranya, kostum tokoh berkarakter kekinian, berbagai properti maupun replika berukuran mini. Pun, para santri juga terlihat begitu piawai dalam memainkan musik kesenian tradisional.

“Menarik dari konsepnya bagus dan itu ada pesan-pesan baik yang tersampaikan kepada publik,” kata Agus Rama, seorang pengunjung dari Pacitan.

Selama parade takbir keliling berlangsung, pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas agar kegiatan tahunan itu berjalan sesuai harapan bersama. Adapun pengguna jalan dari arah Pacitan maupun dari arah Ponorogo tetap bisa melintas dalam waktu tertentu.

“Terimakasih kepada penyelenggara dan semua pihak yang mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan lancar,” sambung Frendy Eka Endrianto, Camat Arjosari.

Takbir keliling Perguruan Islam Pondok Tremas selalu jadi magnet bagi masyarakat sekitar Arjosari maupun wilayah lainnya. Antusias tinggi masyarakat membuktikan bahwa event ini sebagai wisata religi paling diminati masyarakat setiap perayaan Iduladha tiba. (red/adv).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *