Keluhan Wisatawan Luar Kota Tentang Pelayanan Parkir Area Wisata Pacitan Ramai di Sosial Media

Capture postingan keluhan wisatawan yang ramai di grup facebook.

PACITAN,wartakita.co- Dunia pariwisata di Kabupaten Pacitan kembali mendapat ujian. Kali ini keluhan dari pelayanan di Pantai Klayar, Donorojo jadi sorotan publik usai unggahan wisatawan luar kota di grup media sosial facebook Info Cegatan Jogja.

Unggahan yang memicu reaksi publik itu berisi keluhan atas pelayanan petugas parkir yang dinilainya tidak ramah. Dalam tulisannya, akun facebook Titik Sulanjari Novembria itu menaruh harapan agar kejadian pahit yang dialaminya tidak menimpa pengunjung pantai klayar lainnya.

“Semoga ga terulang lagi kejadian pahit pada pengunjung pantai Klayar, Pacitan ke yang lainnya,” tulisan pembuka akun facebook Titik.

Lalu Titik membeberkan kronologi kejadian hingga terjadi ancaman.

“Pada Sabtu kemarin saya beserta rombongan bapak-bapak, Ibu-ibu (lingkungan) RT piknik ke pantai Teleng Ria dan Klayar, di Teleng Ria semua aman terkendali tapi saat di pantai Klayar pas rombongan naik bis GG mau pulang, petugas parkirnya setelah minta karcis langsung ngeloyor (pergi) tanpa memberikan aba-aba jalannya bis,” ungkapnya.

“Pas bis mau masuk jalan raya keluar parkiran ternyata cagak bambu panjang bagian bawahnya ada pondasi yang dikasih plat besi lancip semua disegi empatnya dan terjadilah ban belakang bis kesangkut disalah satu sisi lancip plat besi tadi, ban sobek langsung menimbulkan suara dan guncangan yang mengejutkan. Untungnya salah satu peserta ibu hamil tidak melahirkan mendadak,” jelasnya.

Bahkan, wisatawan luar kota yang datang rombongan itu mengaku telah mendapat ancaman.

“Semua penumpang turun, tau-tau ada segerombolan tukang parkirnya (datang), sempat terjadi adu mulut karena jengkel dengan petugas parkirnya, salah satu petugas parkirnya malah mengancam sambil mengacungkan senjat aritnya (sabit),” tegasnya.

Postingan itu pun menuai beragam reaksi pengguna jejaring sosial facebook grup itu di kolom komentar. Tak sedikit yang bernada negatif, tetapi ada pula yang memberikan komentar bijak.

Apapun reaksi warga dunia maya, sudah sewajarnya pemerintah meresponnya. Apalagi ini menyangku tentang masa depan dunia pariwisata kota berjuluk 1001 goa. Jangan sampai karena hanya masalah di satu sisi kemudian citra Pacitan sebagai kota wisata rusak semuanya.

“Dalam hal ini pemerintah harus segera bersikap, mengkonfirmasi ke dua pihak baik penggunggah di sosial media maupun petugas parkir di kawasan wisata tersebut. Lalu hasil dari klarifikasi itu dijadikan landasan untuk bertindak secara cepat dan tepat,” kata Catur, salah satu pemerhati kebijakan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *